KESUCIAN
DALAM KEBENCIAN
Kebencian tidak dapat
membawakan kedamaian bagi kita semua, apalagi kebencian yang sampai ada rasa
dendam dalam diri kita. Apakah bisa ada kedamaian dalam diri kita, itu
merupakan tanda tanya yang sangat besar. Kebencian seiring datangnya kedamaian
dalam diri seandainya kita bisa memaafkan orang tersebut. Sedangkan kesucian
tidak semua manusia memiliki kesucian dalam dirinya pasti ada juga kebencian
dalam diri kita, yang memiliki kesucian hanya Allah, tidak ada manusia yang
hidup dengan sempurna.
Mengapa ada benci ? Ada
atau tidak adanya benci tergantung dari orang tersebut, jika ada seseorang yang membuat orang tersebut kesal atau marah
kepada orang tersebut , sampai orang tersebut tak mau memaafkan kamu. Tidak ada
orang yang tidak pernah kesal dengan orang lain, jika orang tersebut membuat sesuatu yang
tidak disukai orang itu, misalnya, kebanyakan pada anak sekolah, terkadang dengan
teman dekatnya sendiri, pacar atau orang tua kadang juga pada Tuhan jika menurut dia, karena
tidak merasa adil dengan hidupnya atau
tidak puas dengan apa yang dimilikinya ,siapapun yang membuat dia sakit hati
dan jengkel.
Akibat dari benci
tersebut bagi diri kita yaitu bisa membuat hidup kita tidak tenang sehingga
kita hanya memikirkan masalah tersebut apa kita harus meminta maaf duluan atau
tidak. Membuat kita serba salah, karena kita sudah membuat masalah itu jadi
masalah yang besar, apalagi sebenarnya masalah hanya sepele saja karena ego kita
terhadap orang lain. Memikirkan yang tidak-tidak tentang orang tersebut,
seperti gosip yang membicarakan tentang orang tersebut. Mengeluarkan kata-kata kotor dari mulut kita
jika kita jengkel. Menyindir pada saat kita melihat orang tersebut lewat didepan
kita dan dendam seumur hidup terhadap orang tersebut.
Kesucian dapat
menyelamatkan kamu dari kebencian yang bisa membuat kamu menuju ke jurang yang
dalam. Karena jika ada kebencian yang tidak
dapat di bendung lagi dengan kata maaf, rasanya kamu ingin membunuh orang
tersebut, itulah mengapa kebencian bisa membawamu ke jurang yang dalam, dan
kamu lakukan tanpa kamu sadari apa yang kamu perbuat. Memang manusia tidak ada
yang sempurna, tapi kita musuh mempunyai hati nurani, akal budi dan kehendak
bebas. Maka dari itu jika kita berbuat salah atau orang berbuat salah kepada
kita, baik itu yang besar maupun kecil.
Kalau seandainya masalahnya besar
sebelum kita marah dan kesal terhadapnya, sebelum itu kita harus berpikir dulu,
apakah kita yang benar atau kita yang salah.Sebelum kita mengambil keputusan
sebaiknya kita berpikir dulu, jika sudah mendapatkan jawaban yang tidak dapat
merugikan kita dan dia. Dengan adanya jawaban tersebut bisa membantu kamu untuk saling sadar mana yang baik dan salah. Karena dengan begitu semuanya bisa menjadi lebih baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar